• Rumalla Indonesia

Memilih Rumah Anti Banjir. Gimana sih Caranya?


Problematika banjir memang menyita perhatian nasional. Pasalnya, bencana ini seolah menjadi ‘pelanggan tetap’ warga Jakarta dan sekitarnya di setiap awal tahun.

Tentu memiliki rumah ‘anti banjir’ kini masuk ke dalam kriteria warga dalam memilih properti. Lalu bagaimana sih hal-hal yang perlu dilakukan sebelum membeli rumah, agar terhindar dari lokasi rawan banjir?

1. Kenali Peta Lokasi Rumah

Tidak perlu bingung bagaimana cara melakukan riset terhadap rumah yang kamu incar. Dengan memanfaatkan teknologi digital, kamu hanya perlu mengakses situs yang telah tersedia, seperti petajakarta.org, geospasial.bnpb.go.id, ataupun pu.go.id.

Dengan mengakses laman-laman di atas kamu akan langsung mengetahui apakah rumah impianmu terdapat di daerah rawan banjir atau tidak. Terlebih jika kamu berada di luar kota, website tersebut sangat dapat membantumu.

2. Survei Langsung

Jika survei melalui digital kurang memuaskan bagimu, maka datanglah langsung ke calon rumah impianmu. Dengan datang langsung, kamu dapat mengetahui tata letak rumah secara nyata. Apakah rumahmu terletak dekat dengan sungai? Apakah saluran air di daerah perumahan lancar dan tidak tertumpuk sampah? Atau apakah daerah resapan di daerah sekitar lokasi rumah?

Dengan melakukan survei langsung, kamu juga dapat bertanya kepada warga sekitar maupun pengurus RT/RW. Sehingga, tidak hanya soal data, kamu juga mendapat kesaksian langsung dari warga yang telah bertahun-tahun tinggal di sana. Dengan hal ini, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya, seperti mengetahui kehidupan sosial jika tinggal di sana dan bagaimana busaya masyarakat sekitar dalam hidup bertetangga.

3. Kenali Ciri-ciri Lokasi Rawan Banjir

Sebelum kamu melakukan survei langsung ke lokasi calon rumahmu, alangkah baiknya kamu mengenali dahulu ciri-ciri lokasi rumah rawan banjir. Ciri yang paling terlihat adalah lokasi sungai atau aliran air. Jika memang perumahan kamu dekat dengan aliran sungai, dapat dipastikan wilayah tersebut rawan banjir.

Selain itu, kamu perlu memerhatikan elevasi lokasi rumahmu. Kamu harus memahami bagaimana topografi dan kondisi di dareah tersebut. Jika posisi lokasi rumahmu lebih rendah dari jalan, maka risiko banjir akan lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena, rumah yang terletak di daerah cekungan sangat rawan terdampak banjir.

1 tampilan